5 Tipe Toxic Relationship yang Harus Kamu Hindari. Banyak Pasangan yang Terjebak dalam Hubungan Ini

tipe-toxic-relationship-yang-harus-dihindari tipe-toxic-relationship-yang-harus-dihindari

Belakangan ini, di media sosial sering banget bermunculan kisah pasangan yang mengalami toxic relationship. Hal ini jadi bikin kita sadar bahwa pacaran itu nggak selamanya bahagia. Bisa aja kamu menghadapi jurang yang dalam karena si pasangan punya kebiasaan buruk. Tiba-tiba di tengah menjalani hubungan, pasangan kamu doyan berlaku yang nggak wajar.

Bahayanya, kita kadang nggak sadar kalau sedang terjebak.  Yuk, refleksi kisah kamu dengan pasangan untuk mengepedulii apakah kamu sedang terjebak dalam toxic relationship atau tidak.

1. Selalu disuruh minta maaf alahal dia yang khilaf

Memang yang namanya menjalani hubungan nggak sekemudian mulus, pasti ada berantem-berantemnya deh. Entah karena saling keliru paham atau belum mengerti satu serupa lain. Kunci dalam menjalani hubungan adalah tersingkap dan jujur biar kamu dan pasangan serupa-serupa mengerti apa yang perlu dilakukan. Misalkan keliru, ya minta maaf.

Tapi bagaimana kalau ternyata dia yang Sontak, tapi nggak justru kamu yang disuruh minta maaf? Hati-hati, tandanya kamu terjebak dalam toxic relationship. Selayaknya kalian mencari jalan keluar untuk menyelesaikan maSontak, ungkapnnya malah mencari keSontakan dan disuruh minta maaf. Bahkan si pacar sampai teriak atau berkatas kasar supaya kamu minta maaf. Ingat, segala maSontak itu bisa diselesaikan tanpa marah-marah kok.

2. Gara-gara kelakuannya, kamu jadi sering menyalahkan pribadi senpribadi

Walaupun kamu yang disuruh minta maaf cukuphal nggak menyimpang, kamu akhirnya melakukan hal tersebut supaya hubungan kalian acap membantu-acap membantu aja. Eits ingat, langkah tersebut keliru lho. Bahayanya kamu jadi bisa menyalahkan diri sendiri dan akhirnya bikin capek sampai-sampai stres. Parahnya, kamu jadi merasa nggak bahagia, selintas dihantui rasa bermenyimpang, dan Risau untuk melakukan hal apapun berkembarnya. Masa menjalani hubungan kembar orang yang kamu sayang bikin stres sih? Tandanya terjebak toxic relationship tuh, jadi pikir-pikir lagi ya pantas dilanjuti kah hubungan kalian.

3. Kamu selalu diatur berlebihan setara pasangan

“Kamu jangan main setara temen kamu yang itu ya”

“Aku nggak mau nonton film action ah! Aku cintanya kan drama Korea jadi nonton itu aja”

Pernah nggak pasangan kalian ngomong gitu? Wah, ini mah kamu terjebak dalam toxic relationship soalnya kamu selalu dikontrol berlebihan klop pasangan. Menjalani hubungan itu memang melibatkan dua orang, tapi masing-masing punya kehidupan senbadan lho.

Kelakuan pacar kayak gitu mirip banget sama provider yang bersedia ngatur kita pakai kuota. Bikin kesel, keki, dan bête maksimal! Nggak betah kan pakai provider kayak gitu? Yuk, move on aja ke by.U yang bisa pilih nomor dan pilih paket kuota tanpa dibagi bagi, tanpa diatur-atur. Nggak cuma itu, dengan by.U kamu bisa pilih topping kegemaran #SemuanyaSemaunya kamu. Ada topping Instagram, topping Twitter, topping YouTube, dan topping lainnya. Tinggal modal jari, kamu nggak perlu lagi pergi kemana mana buat beli SIM card dan pilih nomor kegemaran kamu.

Nah, pas banget nih musim liburan gini nggak bakal garing kalo bergelimang kuota karena ada Paket Libur Telah terbaru dari by.U. Dapatkan kuota 50 GB cuma Rp 100 ribu buat 30 hari. Paket cuma tersedia di tanggal 19-20 Desember 2019! Hemat biaya, tapi tetep ulah dengan bergelimang kuota. Cari tau lebih lanjut dan beli paketnya di aplikasi by.U. Langsung aja download by.U di PlayStore dan AppStore, terus pilih paket sesuai kebutuhanmu. Cuma by.U yang bisa kasih #SemuanyaSemaunya kamu!

4. Perlakuan pacar sering Bergeser-ubah sampai mengancam kamu

Melanjuti hubungan dengan pasangan yang emotionally abusive is a big no. Coba kamu flashback ke belakang saat berdua dengannya. Jika perlakuan atau omongan dia senang Bersalin-ubah dan ujungnya bikin berantem, hati-hati ya karena itu ‘bibit’ toxic relationship. Biasanya kalau udah begini ujung-ujungnya berantem. Nah kalau pasangan sampai mengancam, kamu sungguh-sungguh terjebak dalam toxic relationship. Tanamkan pada awakmu bahwa menjalani hubungan itu adalah soal bertanggung respons dengan ucapan dan perlakuan.

5. Diselimuti rasa Gemetar saat kamu ingin mengakhiri hubungan

Ketika merefleksi kemembesaran bareng pasangan dan kamu merasa lelah, pasti terbesit untuk mengakhiri hubungan. Ya karena perlakuannya memang udah bikin hubungan ini nggak segar. Tapi seterus ada rasa Cemas yang menyelimutimu saat ingin mengakhiri hubungan. Ini biasanya disebabkan oleh perlakuan dia yang bikin kamu lama kelamaan jadi nggak percaya awak. Makanya Cemas untuk mengakhiri hubungan karena kamu loyo memulai hubungan dengan orang lain nantinya.

Ketika sudah menjalani suatu hubungan, kita terkadang tak menyadari telah terjebak dalam toxic relationship. Pasti ada pikiran bahwa ke depannya makhilaf tersebut bisa diselesaikan, tapi kalau terus berulang dan pasangan tidak Berganti, kamu malah menyia-nyiakan batas uripmu lho. Buat kamu yang sedang berjuang menjalani hubungan, jangan lupa sayangi diri sendiri ya.